dalam sebuah pemberitaan di padang ekspres kemarin (jum'at, 31 oktober 2008) disebutkan bahwa dinas pendidikan kota Sawalunto mulai januari 2009 akan menerapkan sistem belajar sehari penuh disekolah. yang membuat miris adalah pernyataan sang kepala dinas yang mengatakan bahwa guru adalah nabi yang tak pernah salah. "guru itu diibaratkan seorang nabi (rasul) yang memberikan pencerahan bagi keselamatan ummatnya. Guru adalah segala-galanya dan merupakan kunci utama yang sangat menentukan bagi keberhasilan dunia pendidikan tersebut". lanjutnya. sungguh sangat disayangkan jika paradigma seorang kepala dinas pendidikan masih memandang murid sebagai objek pendidikan.
program sekolah sehari penuh hanya akan memperlebar jurang dunia pendidikan dengan realitas kehidupan yang ada dalam masyarakat. murid akan menjadi kaum elitis dengan ilmu yang melangit tanpa kemampuan untuk memberikan solusi dan bahkan akan membuat mereka gamang saat memasuki kehidupan nyata.
sungguh tidak salah kiranya anekdot yang mengatakan bahwa sekolah adalah penjara. penjara kreatifitas, penjara bagi pemikiran bebas. dengan menjadikan guru sebagai pusat ilmu, berarti kita kembali kemasa feodalisme. pendidkan doktrin! dan ini akan menciptakan kekerasan intelektual.
secara budaya, minang yang memiliki pepatah 'alam takambang jadi guru' hanya akan tinggal slogan dan kenangan masa lalu.
PETISI
KEPADA PARA PEMERHATI DAN ORANG2 YANG MASIH PEDULI DENGAN GENERASI BANGSA, JANGAN BIARKAN PROGRAM PEMBODOHAN INI TERJADI!!
swell
1 year ago
0 comments:
Post a Comment